"Silahkan mengutip sebagian atau seluruh tulisan di blog ini dengan SYARAT mencantumkan penaripena.blogspot.com"
The Lost Java - Kun Geia
Bencana mengincar setiap nyawa. Iklim sempurna tak lagi bersinergi dengan bumi. Banjir-banjir mulai berubah status menjadi permanen. Ratusan pulau perlahan tenggelam ditelan luapan air laut. Puluhan juta manusia digiring paksa oleh bencana untuk mengungsi. Terlampau menyeramkan saat menunggu detik-detik mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan yang notabene sebagai penyimpan 90% cadangan air di bumi ini. Apakah dunia sudah mengetahui kengerian yang akan terjadi setelahnya?
Puncak bencana akan terjadi ketika panasnya suhu bumi menyebabkan gas metana beku terlepas dari kedalaman es dan laut, padahal ia memiliki kekuatan efek rumah kaca 25 kali lebih hebat dari karbon dioksida. inilah ancaman utama yang akan menghancurkan! Bencana Paleocene Eocene Thermal Maximum yang terjadi 55 juta tahun yang lalu akan terulang kembali. Bencana apakah itu? Itulah saat dimana seluruh permukaan bumi membeku tertutup lapisan es tebal dan setelahnya hanya akan tersisa dua kata saja dari sejarah keberadaan manusia: KEPUNAHAN MASAL.
Sekelompok ilmuwan terbaik dari seluruh dunia berkumpul untuk mencari solusi dari semua kekacauan, di dalam sebuah lab rahasia mereka meneliti nuklir, atmosfer dan es untuk menyelamatkan bumi dari cengkraman awal kehancuran. Setelah 35 tahun melakukan penelitian, Garuda Putih Laboratory akhirnya dapat menyelesaikan formula yang akan dibawa dalam misi WAR (Warriors of Antartic). Lima ilmuwan terbaik dari Indonesia, India, Iran, dan Amerika berangkat menuju atap tertinggi Kutub Selatan, puncak Gunung Vinson Massif. Tujuan mereka satu, menyelamatkan umat manusia dari kepunahan massal.
Selama ekspedisi, badai es beberapa kali mengamuk, oksigen minim pada ketinggian, dan suhu -45° C menyengat dengan dinginnya. Longsor es mengincar setiap saat, tebing-tebing tinggi sulit untuk dilewati, hingga jurang curam menganga untuk disebrangi. Namun, dari semua itu, ada hal lain yang jauh lebih mengancam keselamatan tim WAR. Di belakang mereka, sebuah organisasi bawah tanah kliber internasional yang terkenal kejam dan brutal menaiki Gunung Vinson Massif dari jalur daki yang lain. Tujuan mereka satu, merampas formula dari tim WAR dan menggunakannya untuk menguasai dunia demi satu pemerintahan, The New World Order.
Petualangan novel bergenre science-thriller fiction ini menyajikan tiga komponen yang digarap dengan serius berupa “sisi keilmuan” yang dipadukan dengan adegan-adegan “pemicu adrenalin” yang menyedot habis “rasa penasaran” pembaca di setiap akhir babnya. Dan tentu saja disempurnakan dengan “romantika cinta” yang dibingkai apik dalam konflik yang bertubi-tubi. The Lost Java lebih dari sekedar novel Sci-Fi. Ceritanya dipersiapkan dengan matang. Jadilah alur dalam buku ini penuh dengan jalinan yang syarat ketegangan, menyuguhkan kepuasan tersendiri bagi para pemburu bacaan thriller.
[Kun Geia] Read More...
09.41 | Labels: 5. Resensi, Fiksi, Novel, Pena Kun-Geia | 0 Comments
THE LOST JAVA - Testimoni Rini Selly
"Novel yang rumit, berat dan memusingkan!” Bisa jadi itulah yang akan dirasakan para pembaca yang terbiasa mengkonsumsi novel-novel romantis setelah membaca isi novel ini, The Lost Java bukan novel picisan yang melulu isinya cinta, cinta, dan cinta. Kun Geia membidik isu global warming sebagai sasaran puncak konflik. Bersama style genre thrillernya, dengan berani ia mencoba mendobrak alur pemikiran para penulis novel tanah air untuk tidak hanya melahirkan karya yang berkutat di sekitar masalah percintaan saja. I called this one with smart, cool and suspenseful novel. Apakah The Lost Java merupakan karya terbesarnya Kun Geia? read it! and just let your imaginations flow. ( Rini Selly, Medan)
Itu baru yang edisi lama, bagaimana dengan yang edisi revisi?
20.34 | Labels: 5. Resensi | 0 Comments
THE LOST JAVA - testimoni Dila Saktika Negara
itu yang edisi lama, bagaimana dengan The Lost Java edisi revisi?
14.56 | Labels: 5. Resensi | 0 Comments
LOMBA CERPEN 2011

Bismillahirrahmaannirrahiim…
"Sujud syukur kami padamu-Mu ya Rabbi, shalawat dan salam terbaik kami untukmu wahai baginda penghulu para Nabi, serta Do’a terindah kami bagi anda para pencinta Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam."
Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh…
Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda:
”Tidaklah beriman seseorang sehingga ia mencintaiku lebih dari keluarganya, hartanya dan siapapun juga.” Dalam riwayat lain: “lebih dari anaknya, orangtuanya dan siapapun juga”.
(HR. Muslim)
Indah sekali bunyinya, agung sekali kandungannya, dan teramat besarlah pahala bagi mereka yang merenungi dan mengamalkannya dengan istiqamah, Subhanallah...
Tergetarkah dasar jantung anda?
Tersentuhkah langit hati anda?
Demi Allah, tidaklah diperdengarkan namamu ya rasul pada orang-orang yang mencintaimu kecuali mereka tersentak gembira dan hilanglah segala kesedihan. Maka bergetarlah ruh-ruh mereka merindukan pertemuan dengan Nabinya, sebagaimana para sahabat merindukannya. Begitulah keadaan para kekasih Allah swt yang selalu dalam naungan kelembutan Nya, Yang dari Nya dan Milik Nya segala kelembutan.
12 rabiul awal… benar-benar hari yang istimewa, hari dimana Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam terlahir dimuka bumi, begitu besarnya rasa bahagia kami dikarenakan kelahiran beliau, maka sebagai bentuk syukur, kami bermaksud mengadakan syukuran kecil-kecilan berupa Lomba Cipta Cerpen Bermakna, bertemakan “Antara Aku, Rasulullah, Cinta dan Kerinduan Diantara Kita”, maka hanya pahala dari Allah lah yang kami harapkan serta manfaat dan keberkahanlah yang kami inginkan dari syukuran kecil ini.
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS.Ibrahim: 7)
Kami mengajak anda untuk meluangkan waktu dalam merenungkan dan memikirkan karunia yang telah diberikan kepada kita, dimana terlahirnya rasulullah saw ke dunia ini adalah salah satu karunia besar yang kita prioritaskan untuk disyukuri. Bentuk rasa syukur itu akan menjadi abadi tatkala dibagi dengan sesama lewat sebuah karya yang tergores tinta, maka dari itulah lomba ini kami hadirkan.
Anda memiliki cerita yang berhubungan dengan Rasulullah yang begitu berkesan bagi anda?
Atau anda pernah mendengar cerita dari teman-teman anda mengenai Rasulullah yang memberikan anda motivasi, inspirasi atau hikmah-hikmah baru?
Atau anda pernah membaca kisah-kisah cinta dan kerinduan menakjubkan para sahabat pada Rasulullah?
Jika ada, abadikanlah dalam tulisan dengan gaya tinta anda sendiri, kirimkanlah dalam Lomba Cipta Cerpen Bermakna, Adapun berbagai ketentuannya adalah sebagai berikut.
1.Tahapan lomba
- Batas terakhir Pengiriman Karya: 12 Rabiul Awal 1432 H
- Pengumuman nominator 30 besar: 30 Rabiul Awal 1432 H
- Pengumuman Cerpen 3 terbaik: 12 Rabiul Akhir 1432 H
2.Penghargaan lomba
- karya terbaik nomor 1: Uang tunai Rp. 500.000
- karya terbaik nomor 2: Uang tunai Rp. 400.000
- karya terbaik nomor 3: Uang tunai Rp. 300.000
3.Ketentuan lomba
- Cerpen tidak melanggar syariat Islam, bermuatan pornografi dan SARA.
- Cerpen harus karya asli penulis/pengarang; bukan terjemahan atau saduran.
- Ide/inspirasi cerita boleh diambil dari pengalaman sendiri (lebih diutamakan) atau pengalaman orang lain yang diceritakan dengan bahasa penulis sendiri, atau pengalaman para sahabat Nabi dengan sanad yang terpercaya.
- Cerpen belum pernah dipublikasikan di media massa, dan tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain.
- Cerpen diketik dengan komputer dalam kertas A4 spasi 1,5 Times New Roman 12 point. Panjang maksimal 10 halaman;, dan diberi nomor halaman.
- Peserta boleh mengirimkan karya terbaiknya maksimal 3 karya.
- Peserta lomba TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN
- Karya di kirim ke email maribershalawat@yahoo.com
- Info terbaru/up date lomba dan daftar peserta yang masuk bisa dilihat di (http://maribershalawat.multiply.com)
4.Kriteria penilaian
Karya minimalnya memenuhi sekurang-kurangny satu dari kriteria berikut:
1.Kesesuaian isi cerita dengan tema
2.Kekuatan dalam memberi pesan/makna
3.Kekuatan dalam Menggugah/menyentuh
4.kekuatan dalam Menginspirasi/Memotivasi
5.Kekuatan dalam menyajikan alur dan penokohan
6.Keindahan tata bahasa dan daya tarik cerita
5. Juri
1. http://flpyogya.multiply.com : Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) wilayah Yogyakarta periode 2008-2010
2. http://halamaharis.multiply.com : Koordinator Kaderisasi Forum Lingkar Pena (FLP) wilayah Yogyakarta periode 2008-2010
3. http://tazkiatunnafs.multiply.com : Penikmat sastra dan Alumnus UIN Jakarta
4. http://maribershalawat.multiply.com : Penikmat sastra dan pengasuh “rumahku shalawatku”
5. http://penaripena.multiply.com : Trainer lembaga pelatihan kepenulisan PENARI PENA WRITING LABORATORY
Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun.
Demikian pemberitahuan lomba ini kami sampaikan. Betapa bahagianya kami jika anda berkenan memberitahukan/mengajak kepada saudara-saudari yang lain untuk ikut berpartisipasi dalam lomba ini. Silahkan “copas” pengumuman lomba ini untuk dipostingan di halaman web/site/blog anda.
Jazakumullah khairan katsiran
Wahai pemilik Muhammad Rasulullah saw, Wahai pemilik Ummat Muhammad saw, Wahai pemilik kelembutan Muhammad saw, Wahai pemilik seruan Muhammad saw, Jadikanlah site kami ini:
“RUMAHKU SAHALAWATKU”
http://maribershalawat.multiply.com
sebagai sarana yang menghiasi hati kami, rumah kami, keluarga kami, sahabat-sahabat kami, Dan jadikanlah kami orang-orang yang benar-benar menjawab seruan Muhammad Rasulullah saw.
“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
(Q.S. Al-Ahzab:56)
Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh
Mari Berinvestasi Akhirat dengan Mencintai Nabi
Penyelenggara
http://maribershalawat.multiply.com
sumber: http://maribershalawat.multiply.com
07.18 | Labels: 1. Puisi, 12 rabiul awal, 2. Cerpen, 3. Artikel, 5. Resensi, lomba, muaulid, Muhammad, Pena Kun-Geia, Rasulullah | 0 Comments
Map of Bones
Judul Buku :Map of Bones (Peta Tulang –Belulang) – International Bestseller/ telah terbit lebih dari 25 Negara
Penulis :James Rollins
Penerbit :William Morrow, New York (2005),, Rajut Publising, Jakarta (2007)
Tebal buku :774 halaman.
Sebuah kejahatan berdarah, dengan konsekuensi yang tak terpikirkan dan tak terhindarkan terjadi. Dalam sebuah misa di Katedral Koln, Jerman, sekomplotan penjahat dalam balutan jubah biarawan menyebarkan teror dan pertumpahan darah, dengan semena-mena membantai para jemaat dan pastur. Para pembunuh tersebut tidak memburu emas dan karya seni berharga yang terpampang di katedral, tetapi sebuah harta tak ternilai yang tersimpan disana: tulang belulang Ketiga Magi, yang pernah menyampaikan enghormatan kepada bayi Sang Juru Selamat. Meninggalkan kekacauan yang mereka tebar, para penjahat itu mendapatkan benda yang dapat mengubah bentuk dunia.
Apa kata mereka:
“Thriller beralur cepat ini begitu mendebarkan. James Rollins benar-benar berada di puncak performanya” Steve Berry, penulis bestseller, Amber Room dan The Romanov Prophecy.
“Untuk memperkuat argumennya di bidang sejarah, Rollins mempekerjakan kelompok riset, dialog-dialog dalam novel ini mengalir lancar dan kejadian-kejadian di dalamnya masuk akal dan menarik. Para penggemar berat Dan Brown akan memberi hormat pada Rollins” Publisher’s Weekly.
“Rollins menulis dengan cerdas, cermat dan jenaka” Kirkus Review.
“Rollins mempersembahkan sebuah kisah petualangan laga yang fantastis pada penggemarnya yang menantiak cerita suspens beralur cepat” Booklist.
“Rollins memadukan misteri dan ketajaman riset ala Dan Brown dengan aksi memicu adrenalin ala Clive Cussler, menjadikan buku ini sebuah thriller memikat yang akan membuat anda terperangah” Jack Du Brul, Penulis bestseller buku Deep Fire Rising.
06.41 | Labels: 5. Resensi, Pena Kun-Geia | 0 Comments
Moga Bunda Disayang Allah
Judul Buku : MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH
Penulis : Tere-Liye
Penerbit : Republika
“Gelap! Melati hanya melihar gelap.
Hitam. Kosong. Tak ada warna…
Senyap! Melati hannya mendengar senyap.
Sepi. Sendiri. Tak ada nada…”
Diangkat dari salah-satu kisah nyata paling mengharukan.
Ditulis kembali dari salah-satu film terbaik sepanjang masa.
Apa kata mereka:
“Buku ini akan membuat anda lebih mencintai Allah dan hamba-hamba-Nya.
Jangan menjadi orang yang merugi
Karena tidak mendapatkan
‘ilmu dari buku ini”
Ratih Sang, Penulis buku “kerudung praktis”
“Dengan gaya bahasa yang unik
Dan sarat makna, novel ini kembali
Mengingatkan kita pada kunci meraih
Kebahagiaan, yaitu… ikhlas,
Sabar, dan syukur…”
Cut Putri, Perekam peristiwa Tsunami Aceh 2004)
07.22 | Labels: 5. Resensi, Pena Kun-Geia | 0 Comments
Sang Penandai
Penerbit : SERAMBI
Duhai, apakah kau akan memilih mati ketika cinta sejatimu tak terwujud?
Ataukah hanya bisa memeluk lutut, menangis tersedu, bersembunyi dibalik pintu seperti anak kecil tak kebagian sebutir permen?
Jim, dipilih penjaga dongeng-dongeng, Sang Penandai, untuk mengukir kisah melupakan sang pujaan hati. Terpilih untuk menggurat cerita tentang berdamai dengan masa lalu.
Dia HARUS menyelesaikan pahit-getir perjalananya-apapun herganya! Karena seluruh penduduk bumi seungguh membutuhkan dongeng ini, untuk memaknai hakikat sebenarnya patah hati! Untuk memahami arti sebenarnya kehilangan!
“Apakah kau juga akan mati untukku?” Nayla bertanya lirih.
“YAKINLAH! PENCINTA SEJATI TAK AKAN PERNAH MENYERAH SEBELUM KEMATIAN ITU SENDIRI DATANG MENJEMPUT DIRINYA…”
Kisah berakhir dengnan penyadaran Jim…. Akhir ini tidak mengungkap apa-apa, tidak mengejutkan, dan tidak memberikan imbalan sepadan. Cerita sesungguhnya bermula setelah kalimat terakhir buku ini.
“Membaca novel ini, pembaca harus siap-siap memasuki sebuah dunia fantasi, dikuasai oleh panorama samudera. Gerakannya kolosal, tidak merujuk pada pilar sejarah dan geografi yang eksak , dengan plot tak terduga, ribuan capung, Sang Penandai yang tak kenal masa dan cinta Nayla… semuanya kita terima sebagai pelangi fantasi banyak warna novelis Tere-Liye.” TAUFIQ ISMAIL, Penyair.
“Saya seumur-umur belum pernah membaca novel sampai habis. Novel yang menakjubkan!! Jim menggambarkan sosok yang tak kunjung selesai mencari jati diri dan juga hakikat cinta. Sang “Penandai” yang dijadikan penulis sebagai totoh imajiner, menjadi symbol moral yang membimbing jim mengarungi kehidupan yang nyaris tak bertepi. Sementara, Nayla melambangkan sosok ideal yang memang hanya bias kita gapai dalam mimpi. Sungguh, novel ini sangat menyenangkan hingga ke akhir cerita, jauh dari membosankan dan tidak cengeng.” FAISAL BISRI, Pengamat ekonomi-politik.
08.15 | Labels: 5. Resensi, Pena Kun-Geia | 1 Comments
- 1. Puisi (89)
- 12 rabiul awal (1)
- 2. Cerpen (61)
- 3. Artikel (30)
- 4. Pena Laboratory (4)
- 5. Resensi (7)
- 6. Download (2)
- Dzikir (1)
- Fiksi (2)
- Indonesia Bershalawat (5)
- lomba (2)
- muaulid (1)
- Muhammad (1)
- Novel (2)
- Pena Chiaki (1)
- Pena Choop (4)
- Pena Depiyh (15)
- PENA Kahlil Gibran (3)
- Pena Kun Geia (1)
- Pena Kun-Geia (153)
- Pena Langit Senja (7)
- Pena Lies (5)
- Pena Mei (7)
- Pena Sashca (5)
- PENA Tere-Liye (4)
- Rasulullah (1)
- The Lost Java (1)
Arsip
- November 2020 (4)
- Oktober 2020 (1)
- Agustus 2019 (2)
- Februari 2015 (1)
- Mei 2013 (1)
- Agustus 2012 (1)
- Juli 2012 (2)
- Juni 2012 (1)
- April 2012 (2)
- Desember 2010 (1)
- Agustus 2010 (2)
- Juli 2010 (7)
- Juni 2010 (1)
- Mei 2010 (1)
- April 2010 (2)
- Maret 2010 (5)
- Februari 2010 (6)
- Januari 2010 (1)
- Oktober 2009 (3)
- September 2009 (6)
- Agustus 2009 (16)
- Juli 2009 (15)
- Juni 2009 (8)
- Mei 2009 (7)
- April 2009 (26)
- Maret 2009 (15)
- Februari 2009 (34)
- Januari 2009 (22)
- Desember 2008 (1)
- November 2008 (6)
- Oktober 2008 (19)

