"Silahkan mengutip sebagian atau seluruh tulisan di blog ini dengan SYARAT mencantumkan penaripena.blogspot.com"

THE LOST JAVA - Testimoni Rini Selly

Kata yg sudah membaca The Lost Java (edisi lama):

"Novel yang rumit, berat dan memusingkan!” Bisa jadi itulah yang akan dirasakan para pembaca yang terbiasa mengkonsumsi novel-novel romantis setelah membaca isi novel ini, The Lost Java bukan novel picisan yang melulu isinya cinta, cinta, dan cinta. Kun Geia membidik isu global warming sebagai sasaran puncak konflik. Bersama style genre thrillernya, dengan berani ia mencoba mendobrak alur pemikiran para penulis novel tanah air untuk tidak hanya melahirkan karya yang berkutat di sekitar masalah percintaan saja. I called this one with smart, cool and suspenseful novel. Apakah The Lost Java merupakan karya terbesarnya Kun Geia? read it! and just let your imaginations flow. ( Rini Selly, Medan)

Itu baru yang edisi lama, bagaimana dengan yang edisi revisi?

Read More...

THE LOST JAVA - testimoni Dila Saktika Negara

Ini pendapat yang sudah membaca The Lost Java (edisi lama):
 
"Luar biasa! Novel yang sangat pantas untuk diapresiasi. Keindahan ilmu pengetahuan, ketegangan dalam petualangan serta ketulusan dari sebuah rasa cinta menjadi kekuatan menakjubkan dari novel The Lost Java. Kun Geia dengan lugasnya menyusun komponen-komponen itu hingga menjadi sebuah formula yang mampu membuat siapapun yang membacanya untuk penasaran dan ingin segera menyelesaikan hingga lembar terakhirnya. Rasakanlah sendiri saat membacanya, kejutan-kejutan dalam cerita akan membuat jantungmu berdebar lebih kencang dan dadamu bergemuruh penuh haru."
 
Dila Saktika Negara, Lampung (Penulis Beberapa Buku Antologi Populer)

itu yang edisi lama, bagaimana dengan The Lost Java edisi revisi?

Read More...

LOMBA CERPEN 2011




Bismillahirrahmaannirrahiim…
"Sujud syukur kami padamu-Mu ya Rabbi, shalawat dan salam terbaik kami untukmu wahai baginda penghulu para Nabi, serta Do’a terindah kami bagi anda para pencinta Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam."

Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh…

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda:
”Tidaklah beriman seseorang sehingga ia mencintaiku lebih dari keluarganya, hartanya dan siapapun juga.” Dalam riwayat lain: “lebih dari anaknya, orangtuanya dan siapapun juga”.
(HR. Muslim)

Indah sekali bunyinya, agung sekali kandungannya, dan teramat besarlah pahala bagi mereka yang merenungi dan mengamalkannya dengan istiqamah, Subhanallah...
Tergetarkah dasar jantung anda?
Tersentuhkah langit hati anda?

Demi Allah, tidaklah diperdengarkan namamu ya rasul pada orang-orang yang mencintaimu kecuali mereka tersentak gembira dan hilanglah segala kesedihan. Maka bergetarlah ruh-ruh mereka merindukan pertemuan dengan Nabinya, sebagaimana para sahabat merindukannya. Begitulah keadaan para kekasih Allah swt yang selalu dalam naungan kelembutan Nya, Yang dari Nya dan Milik Nya segala kelembutan.

12 rabiul awal… benar-benar hari yang istimewa, hari dimana Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam terlahir dimuka bumi, begitu besarnya rasa bahagia kami dikarenakan kelahiran beliau, maka sebagai bentuk syukur, kami bermaksud mengadakan syukuran kecil-kecilan berupa Lomba Cipta Cerpen Bermakna, bertemakan “Antara Aku, Rasulullah, Cinta dan Kerinduan Diantara Kita”, maka hanya pahala dari Allah lah yang kami harapkan serta manfaat dan keberkahanlah yang kami inginkan dari syukuran kecil ini.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS.Ibrahim: 7)

Kami mengajak anda untuk meluangkan waktu dalam merenungkan dan memikirkan karunia yang telah diberikan kepada kita, dimana terlahirnya rasulullah saw ke dunia ini adalah salah satu karunia besar yang kita prioritaskan untuk disyukuri. Bentuk rasa syukur itu akan menjadi abadi tatkala dibagi dengan sesama lewat sebuah karya yang tergores tinta, maka dari itulah lomba ini kami hadirkan.

Anda memiliki cerita yang berhubungan dengan Rasulullah yang begitu berkesan bagi anda?
Atau anda pernah mendengar cerita dari teman-teman anda mengenai Rasulullah yang memberikan anda motivasi, inspirasi atau hikmah-hikmah baru?
Atau anda pernah membaca kisah-kisah cinta dan kerinduan menakjubkan para sahabat pada Rasulullah?

Jika ada, abadikanlah dalam tulisan dengan gaya tinta anda sendiri, kirimkanlah dalam Lomba Cipta Cerpen Bermakna, Adapun berbagai ketentuannya adalah sebagai berikut.

1.Tahapan lomba
- Batas terakhir Pengiriman Karya: 12 Rabiul Awal 1432 H
- Pengumuman nominator 30 besar: 30 Rabiul Awal 1432 H
- Pengumuman Cerpen 3 terbaik: 12 Rabiul Akhir 1432 H

2.Penghargaan lomba
- karya terbaik nomor 1: Uang tunai Rp. 500.000
- karya terbaik nomor 2: Uang tunai Rp. 400.000
- karya terbaik nomor 3: Uang tunai Rp. 300.000

3.Ketentuan lomba
- Cerpen tidak melanggar syariat Islam, bermuatan pornografi dan SARA.
- Cerpen harus karya asli penulis/pengarang; bukan terjemahan atau saduran.
- Ide/inspirasi cerita boleh diambil dari pengalaman sendiri (lebih diutamakan) atau pengalaman orang lain yang diceritakan dengan bahasa penulis sendiri, atau pengalaman para sahabat Nabi dengan sanad yang terpercaya.
- Cerpen belum pernah dipublikasikan di media massa, dan tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain.
- Cerpen diketik dengan komputer dalam kertas A4 spasi 1,5 Times New Roman 12 point. Panjang maksimal 10 halaman;, dan diberi nomor halaman.
- Peserta boleh mengirimkan karya terbaiknya maksimal 3 karya.
- Peserta lomba TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN
- Karya di kirim ke email maribershalawat@yahoo.com
- Info terbaru/up date lomba dan daftar peserta yang masuk bisa dilihat di (http://maribershalawat.multiply.com)

4.Kriteria penilaian
Karya minimalnya memenuhi sekurang-kurangny satu dari kriteria berikut:
1.Kesesuaian isi cerita dengan tema
2.Kekuatan dalam memberi pesan/makna
3.Kekuatan dalam Menggugah/menyentuh
4.kekuatan dalam Menginspirasi/Memotivasi
5.Kekuatan dalam menyajikan alur dan penokohan
6.Keindahan tata bahasa dan daya tarik cerita

5. Juri
1. http://flpyogya.multiply.com : Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) wilayah Yogyakarta periode 2008-2010
2. http://halamaharis.multiply.com : Koordinator Kaderisasi Forum Lingkar Pena (FLP) wilayah Yogyakarta periode 2008-2010
3. http://tazkiatunnafs.multiply.com : Penikmat sastra dan Alumnus UIN Jakarta
4. http://maribershalawat.multiply.com : Penikmat sastra dan pengasuh “rumahku shalawatku”
5. http://penaripena.multiply.com : Trainer lembaga pelatihan kepenulisan PENARI PENA WRITING LABORATORY

Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun.

Demikian pemberitahuan lomba ini kami sampaikan. Betapa bahagianya kami jika anda berkenan memberitahukan/mengajak kepada saudara-saudari yang lain untuk ikut berpartisipasi dalam lomba ini. Silahkan “copas” pengumuman lomba ini untuk dipostingan di halaman web/site/blog anda.
Jazakumullah khairan katsiran

Wahai pemilik Muhammad Rasulullah saw, Wahai pemilik Ummat Muhammad saw, Wahai pemilik kelembutan Muhammad saw, Wahai pemilik seruan Muhammad saw, Jadikanlah site kami ini:

“RUMAHKU SAHALAWATKU”
http://maribershalawat.multiply.com

sebagai sarana yang menghiasi hati kami, rumah kami, keluarga kami, sahabat-sahabat kami, Dan jadikanlah kami orang-orang yang benar-benar menjawab seruan Muhammad Rasulullah saw.

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
(Q.S. Al-Ahzab:56)

Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh
Mari Berinvestasi Akhirat dengan Mencintai Nabi


Penyelenggara
http://maribershalawat.multiply.com


sumber: http://maribershalawat.multiply.com

Read More...

Semakin

semakin sering teringat
semakin terasa adanya keanehan dalam hati
semakin banyak kenangan masa lampau yang terbayang
semakin resah
semakin sedih
semakin bertanya-tanya dalam kepala
semakin sukar dimengerti
semakin banyak kata "semakin" yang merisaukan isi dada
semakin rapuhlah ia
semakin!!!

Read More...

dengan janji-janji indahnya

mengenangmu...
lagi-lagi melahirkan kengiluan
di bilik-bilik urat nadi yang hampir berhenti,
dan menyebut namamu...
menghujamkan berbagai kepenatan
dari setiap lisan yang mendaratkan suara di gendang telinga,
memikirkanmu...
memberangus impian masa depan
yang terbangun dari kekosongan topeng balut pakaian,
berkata dalam hentakan perasaan
menunjukkan besarnya penyesalan setelah pertemuan
bernyanyi di keramaian orang
menutupi keberkabungan tercampakkan wangi tutur kata
yang membuat cedera
terasa sekali cengkraman sepi
mengoyak isi kepala yang sedang berdendang ceria
menyuguhkan malapetaka bak prahara durja
dikeganasan berita hempaskan sisa-sisa usia

TERIMAKASIH!


yogyakarta, (kutulis ini untuk membelenggu nafsu yang tak jemu menghantuiku dengan janji-janji indahnya YANG SEMU DAN PALSU di 9 hari sebelum datangnya bulan suci, mari mempersiapkan diri...)

Read More...

kekasihku...

kekasihku adalah buku yang takkan muak denganku
meski harta menjadi sedikit dan ketampanan mulai susut
buku sang pujaan hatiku, di kala tak ada tambatan kalbu
kan kurayu jikalau dia memahami rayuan kalbu
buku... teman setiaku kala duduk, yang takkan merasa jemu
penjelas kebenaran yang tak membuatku jemu
buku... lautan yang takkan menarik pemberiannya
membanjiriku dengan harta, meski harta menahannya
buku... petunjuk terbaik untuk meraih asaku
darinya selalu ada pengalaman baru dan penerang langkahku

Sya'ir ini karya Ibnul A'rabi (penulis Al-Gharib)

Read More...

kadang laki-laki juga membutuhkan kecengengan

aku kembali berdiskusi dengan hangatnya malam, dan mereka tau disini aku kedinginan.
mencoba bercengkrama bersama ributnya suara, dan mereka tau disini hening dan diam.
berpesta ria dalam gempita ramainya manusia, dan mereka tau disini tak ada siapa-siapa.
aku merindu riang canda tawa mereka.
utuh dikesatuan keluarga.
dalam dekap hangat kebersamaan.
Ibu.
Bapak.
Gara.
Gia.
tersenyumlah.
dalam dua purnama kusongsong kalian disana.
dengan izin Allah tentunya.
siapapun yang membaca suaraku ini.
janganlah beritahu mereka.
kerena tak mau kerinduan tak tertahankan juga melanda keluarga.
karena kau pun tentu tahu.
bahwa kadang laki-laki juga membutuhkan kecengengan.

Read More...

Nuzulul Qur’an : Perintah Membaca Dan Menulis

Sekedar artikel pendek menyambut Nuzulul Qur’an. Malam 17 Ramadhan merupakan event yang diperingati umat Muslim sebagai malam diturunkannya Al Qur’an. Wahyu Pertama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril adalah Perintah Membaca. “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu-lah Yang Maha Mulia. Yang Mengajari (manusia) dengan Pena. Dia Mengajarkan Manusia apa yang tidak diketahuinya (QS. Al ‘Alaq: 1-5). Ada dua kata yang menjadi sorotan Saya, yaitu Baca dan Pena. Saya mengaitkan antara Perintah Membaca dengan Mengajari Manusia Dengan Pena sebagai simbol Perintah Membaca dan Perintah Menulis dalam Nuzulul Qur’an yang intrinsik di dalamnya. Jadi, antara membaca dan menulis, bagi saya merupakan bagian dari perintah wahyu yang saling berkaitan.

Bukankah Al Qur’an sendiri merupakan manifestasi dari dua unsur perintah wahyu tersebut berupa bacaan dan tulisan? Dan karena menulis itu proses mengabadikan, maka penulisannya yang seperti sekarang ini, mudah dibaca diterjemahkan dan dipahami, menjadikan Al Qur’an abadi di tengah kehidupan manusia. Perintah Membaca dan Menulis inilah yang menurut saya merupakan bagian dari Mukjizat Al Quran untuk peradaban umat manusia sehingga mereka menjadi mahluk yang berilmu dan berpengetahuan. Mengapa? Karena tolak ukur peradaban manusia antara lain diukur dari kadar intelektualitas, ilmu dan pengetahuan yang dikuasainya. Ini juga berarti pula bahwa Al Qur’an sangat menjunjung tinggi pentingnya manusia untuk menggali ilmu pengetahuan melalui aktifitas membaca dan menulis. Dan kita pasti tahu bahwa sekumpulan ilmu dan pengetahuan, banyak kita temui dari, di, dalam dan melalui bacaan dan tulisan, bukan?

Ada saat di mana manusia sama sekali tidak melek aksara atau huruf. Ada saat di mana manusia harus mengekspresikan rangkaian aksara dan huruf menjadi sebuah kalimat, paragraf kemudian menjadi bab, sub bab dan bahkan menjadi sebuah buku. Sebagai sumber ilmu dan pengetahuan, buku juga merupakan manifestasi dari gabungan antara bacaan dan tulisan.Dari buku pula, manusia tidak hanya berilmu pengetahuan, melainkan manusia juga berkesempatan untuk meraup penghasilan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.

Memang, setiap orang memiliki kemampuan menulis, dengan tingkat kemampuan yang berbeda-beda. Setiap orang juga semestinya memiliki kemampuan untuk membaca. Tapi, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menuangkan tulisan dan melakukan aktifitas pembacaan, juga karena keterbatasan yang dimilikinya, termasuk keterbatasan media yang digunakannya.

Ketika blog menjadi media menulis dan membaca yang efektif, maka ini bagian dari praksis ilmu dan pengetahuan manusia yang sudah berkembang hingga saat ini. Menjadi blogger identik dengan menjadi penulis, ini sesuatu yang sangat layak untuk disyukuri. Karena hanya dengan demikian kita bisa merasakan betapa nikmat Tuhan begitu besar telah diberikan-Nya kepada kita; nikmat berupa kemampuan untuk membaca dan menulis sebagai gerbang ilmu pengetahuan.

Bacalah dengan menyebut Nama Tuhanmu. Tulislah dengan tetap mengingat akan kebesaran Tuhanmu. Happy Reading, Happy Writing, Happy Blogging.

Sumber:

http://kangnawar.com/tips-menulis/nuzulul-quran-perintah-membaca-dan-menulis

Read More...

5 Tips Agar Menulis Menjadi Mudah

Seringkali dari kita bila sedang membuat suatu tulisan, apakah itu bersifat ilmiah ataupun juga non ilmiah, beban perasaaan yang membelenggu dari beberapa faktor seperti rasa takut yang berlebihan terhadap tulisan kita sendiri, biasanya yang paling umum rasa tidak percaya diri akan ‘kebenaran’ dan ‘kekuatan’ dari apa yang kita tulis. Hal itu sangat wajar terjadi, apalagi sebagian dari kita memang bukan berasal dari latar belakang penulis atau jurnalis. Tapi satu hal yang perlu diingat adalah, menulis merupakan ketrampilan dasar yang bahkan seorang anak sekolah dasar pun mampu melakukannya. Rasa beban tersebut terjadi justru saat kita sudah punya banyak pengalaman dan pengetahuan, karena disitulah sumber utama masalahnya. Semakin pintar diri kita pasti berbanding lurus dengan semakin banyakanya analisa dan logika yang dominan di kepala kita.

Beda dengan orang yang punya sedikit pemikiran, kemungkinan besar ia akan bisa menulis dengan beban yang ringan karena yang banyak berperan adalah sisi kreatifnya di otak kanan yang tidak terlalu peduli dengan analisa logika otak kiri. Beberapa tips yang mungkin bisa kita terapkan untuk mendobrak belenggu dalam semangat menulis antara lain :

1. Menulis adalah Kesenangan, bukan hanya games atau nonton bioskop saja yang bisa bikin kita senang, imajinasikan saat jemari kita menulis saat itulah sebenarnya kita sedang ‘bermain’ dengan kata-kata terangkai. Tidak perlu khawatir bahkan bila kosa kata kita agak berantakan, yang penting
setiap huruf mengalir begitu saja sesuai dengan perasaan yang kita ciptakan tadi, menulis adalah kesenangan.

2. Menulis adalah Berbicara, ini agak aneh memang, tapi saat kita menulis coba khayalkanlah bahwa kita ’sebenarnya’ ini sedang ngobrol dengan teman-teman kita. Saat imajinasi itu terjadi, saat itu pula kata - kata akan meluncur dengan deras layaknya sedang berbicara dengan teman-teman. Jarang sekali kita terlalu banyak berpikir sebelum berucap saat sedang ngobrol. Semuanya berlangsung spontan dan lugas.

3. Menulis berarti Berbagi, seperti halnya amal, setiap tulisan karya kita, sedikit banyak pasti dan harusnya bermanfaat untuk orang lain. Itulah sebenarnya kunci utama dalam kegiatan menulis. Kita membuat tulisan dan orang lain membacanya. Ada hubungan tidak langsung antara apa yang kita berikan dalam bentuk tulisan dengan kemajuan atau kesuksesan orang yang membacanya. Tidak selalu harus uang untuk beramal, tulisan juga bisa kok.

4. Menulis berarti Membebaskan, dalam tulisan fiksi berupa cerpen atau novel, kita mendapat kesempatan yang sangat luas dalam berekspresi. Seorang penulis fiksi bebas berimajinasi terhadap keadaan, sang tokoh, alur cerita dll. Dalam kata lain, saat Anda menulis cerita, Anda adalah ’sang pencipta’. Ekspresikan diri kita sepuasnya karena ranah ini benar- benar milik kita.

5. Menulis berarti Hidup, mirip sebuah iklan rokok, “bikin hidup lebih hidup”, mungkin seperti itulah perumpamaannya. Saat kita melakukan kegiatan tulis menulis saat itu pula kita seakan digiring ke sebuah fenomena aktualisasi diri. Menulis berarti menghidupkan jiwa kita dalam bentuk karya tulis. Menulis tidak hanya sekedar kegiatan layaknya makan minum, tapi lebih bermakna dalam, utamanya seperti bernafas, sudah menjadi bagian diri kita. Menulis adalah kehidupan kita.

Saat saya menulis posting ini, sebenarnya sudah dalam keadaan ngantuk berat, hehehe maklum sudah tengah malam. Tapi itu tidak sedikitpun menyurutkan semangat saya untuk mengupdate Blog ini. Sesuai dengan 5 Tips tadi, benar-benar saya terapkan saat saya sedang menulis postingan ini. Hasilnya adalah postingan ini bisa selesai ( sambil kepala naik turun ‘meladeni’ kantuk). Jadi jaga terus semangat Anda untuk tetap menulis karena ini mungkin salah satu jembatan kita untuk saling mengenal dan berteman. Menulis sebanyak mungkin dan saling memberi semangat ! Ada yang ingin menambahkan ? Silahkan.

Sumber:

http://www.kodokijo.net/5-tips-menulis-menjadi-mudah.html

Read More...

Dan kita sudahi saja sampai disini

gelisah memantapkan dominasi
satu persatu kenangan antri
melumpuhkan jiwa yang hendak menari
hujan deras seolah berkehendak mewakili
manis pelangi pun mencoba untuk menghibur hati
tapi gelisah telah sempurnah menguasai
bersekutu bersama kenangan-kenangan kami
akan tetapi
jiwa yang sepi
takkan sampai mati meski sakitnya terus menggerogoti
dan ia akan terobati
oleh dirinya sendiri
aku pun sudah tak punya kata berakhiran -i
dan kita sudahi saja puisi ini
sampai disni...

Read More...

SAKIT ! TERIMAKASIH...

percuma!
jika percaya ketika ada yang mengatakan ia cinta
malang!
jika kepayang ketika ada yang mengatakan ia sayang
buang waktu!
jika terharu ketika ada yang mengatakan ia rindu
karena
cinta sayang dan rindu
hanyalah permainan nafsu
untuk memenjarakan kenangan
yang takkan bisa kau hapus hanya dengan lelehan air mata
bahkan kau tukarkan dengan usia
tetap akan sia-sia
padahal setiap langkah Semeru
disongsong hingga kepuncaknya Mahameru
berharap bisa menghapuskan kenangan
namun apa yang menjangkit?
namun apa yang dirasa?
namun apa yang ada?
SAKIT!
dan
akankah manusia sadar
bahwa dirinya telah menjelmakan kesakitan
yang teramat sakit untuk yang tersakiti?
ku tak yakin hakikatnya manusia itu akan mengetahui
kecuali ia telah merasakan kesakitan yang serupa
dengan manusia yang telah ia sakiti
wahai adam,
janganlah kau sakiti hawa
karena ia akan terluka
dan kau takkan pernah mampu menyembuhkannya
meski kau baluri ia dengan seluruh darah di tubuhmu
wahai hawa
janganlah kau lukai adam
karena ia akan tersakiti
dan kau takkan bisa memulihkannya
meski kau obati sampai kau mati
peliharalah cinta sayang dan rindu kalian sewajarnya
supaya tidak terlukai dan tersakiti
TERIMAKASIH!

Read More...

menunggu padam

cahaya kenangan menusuk
dengan jutaan keindahan
yang telah dipahat
diantara kebersamaan

retaklah seisi perasaan
disaat cermin bayangan
merajam tuk menghentikan
irama hentakkan jantung

perlahan
sangat pelan
pelita hati
mengecil
dan
sebentar lagi
menunggu padam

Read More...

belum berjudul

“Buta ya!!! Nabrak orang sembarangan!!!!” Tumbukan lemah menghentikan langkahku keluar dari gerbang bar yang semalam kusinggahi.
“Maaf, saya memang buta Mas….” Gadis manis itu meraba sekitarnya dengan gagap. Selintas terusik benakku ketika memandangnya. Tapi itu tak berlangsung lama, aku masih setengah sadar dari teler. Cara jalanku yang sempoyongan rupanya tak disadari gadis itu dan dikiranya dia yang menabrakku. Kupandangi wajahnya, ayu sekali, perlahan dahinya berkerut. Mungkin bau wine masih menguar dari mulut dan tubuhku. Sembari terpana aku beranjak, ah sudahlah, masa mesti malak orang buta, belum tentu dia punya duit. Aku melenggang santai ketika tanganku diraihnya. Hey….diraih?? bukannya dia buta??
“Maaf, apa Mas terluka??” Kukibas tangannya, “Aku tak apa” kulirik mata kosongnya, “cemaskan saja dirimu…” cengkeramannya tak mau lepas, “Maaf, saya rasa, Ibumu sedang sakit Mas…” Aku bingung, ‘ibu?’ gadis ini sinting apa aku yang tak waras? Kepalaku berdenyut-denyut, akh….wine semalam lebih keras dari biasanya. Kutoleh gadis buta yang melangkah pergi begitu kutinggalkan ia, aku tak punya niat buat bertanya apa maksud kata-katanya barusan, otakku sudah terlalu penat buat berpikir.
***
Geragapan aku bangun di sela bantal basah penuh keringat kamar apartemenku. Handphone yang tergeletak tak jauh dari ranjang bergetar tak henti, kuraih lalu kudekatkan ke telinga tanpa melihat siapa nama peneleponnya.
“Alo…?”
“Hallo Gi?? Kamu dimana? Gi, ibu kritis…mungkin akan segera dijemput, kau bisa kemari? Beliau pesan supaya…”
“Aku kesana…!” Serabutan kuraih kunci mobil dan bergegas keluar, tak peduli seperti apa penampilanku sekarang. Pulang!!

Read More...